
Harga perak (XAG/USD) turun pada Selasa, menurut data FXStreet. Perak diperdagangkan pada $53,18 per troy ounce, turun 1,47% dari harga Senin sebesar $53,97.
Harga perak telah turun 25,19% sejak awal tahun.
Satuan ukuran | Harga Perak Hari Ini dalam USD |
|---|---|
Troy ounce | 53,18 |
1 Gram | 1,71 |
Rasio emas/perak, yang menunjukkan jumlah ounce perak yang diperlukan untuk menyamai nilai satu ounce emas, berada di 75,19 pada Selasa, naik dari 74,43 pada Senin.
Perak merupakan logam mulia yang aktif diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan emas, trader dapat beralih ke perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi, karena nilai intrinsiknya, atau sebagai potensi lindung nilai selama periode inflasi tinggi. Investor dapat membeli perak fisik dalam bentuk koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui instrumen seperti reksa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), yang melacak harga perak di pasar internasional.
Harga perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau kekhawatiran akan resesi yang parah dapat mendorong kenaikan harga perak karena statusnya sebagai aset safe haven, meskipun dampaknya lebih kecil dibandingkan pada emas. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, perak cenderung naik ketika suku bunga lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada pergerakan dolar AS (USD), karena harga aset ini dinyatakan dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menahan kenaikan harga perak, sedangkan dolar yang lebih lemah berpotensi mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan dari pertambangan – perak jauh lebih melimpah daripada emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, terutama di sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu tingkat konduktivitas listrik tertinggi di antara semua logam – lebih tinggi daripada tembaga dan emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sedangkan penurunan permintaan cenderung menekan harga. Dinamika perekonomian AS, Tiongkok, dan India juga dapat memicu fluktuasi harga: di AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri yang besar menggunakan perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini untuk perhiasan juga berperan penting dalam pembentukan harga.
Harga perak cenderung mengikuti pergerakan harga emas. Ketika harga emas naik, perak biasanya ikut naik karena keduanya memiliki status serupa sebagai aset safe haven. Rasio emas/perak, yang menunjukkan jumlah ounce perak yang diperlukan untuk menyamai nilai satu ounce emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif kedua logam tersebut. Sebagian investor dapat menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa perak dinilai terlalu rendah atau emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah dapat mengindikasikan bahwa emas dinilai terlalu rendah dibandingkan perak.

(Alat otomatisasi digunakan dalam pembuatan artikel ini.)