Pelemahan Peso Meksiko Kian Dalam seiring Ketegangan Iran Mendorong USD/MXN Mendekati 18,70

  • USD/MXN melonjak 1,49% ke 18,70, mendekati level tertinggi dalam 11 bulan.
  • Meningkatnya ketegangan AS-Iran memicu aliran dana ke Dolar AS sebagai aset aman.
  • Menyempitnya selisih suku bunga AS-Meksiko mengancam daya tarik peso untuk strategi carry trade.

Peso Meksiko melemah untuk hari kedua berturut-turut, dengan penurunan lebih dari 1,49% terhadap Dolar AS, seiring konflik AS-Iran yang terus menopang harga minyak, sehingga meningkatkan kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi yang tinggi. USD/MXN diperdagangkan di 18,70, mendekati level tertinggi dalam 11 bulan.

TMGM Analysis: Financial Market News, Economic Calendar & Market Insights

Peso Meksiko merosot tajam karena risiko geopolitik dan menyempitnya selisih suku bunga mendorong permintaan Dolar AS

Eskalasi konflik AS-Iran tampaknya mulai membebani peso. Laporan terbaru menyebutkan bahwa seorang pejabat AS mengatakan Departemen Luar Negeri sedang bersiap mengeluarkan perintah untuk meninggalkan lokasi penugasan bagi sejumlah personel dan anggota keluarga di kedutaan besar AS di sekitar Teluk Persia.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran mengatakan bahwa Iran siap memberi kesempatan lagi bagi diplomasi, tetapi jika AS memilih perang, hal itu akan berujung pada kegagalan strategis yang lebih besar lagi. Sementara itu, Fars melaporkan terdengarnya sejumlah ledakan di Sirik, dengan sumber dan jenis suara tersebut belum diketahui.

Ketika ketegangan di Timur Tengah meningkat, pelaku pasar biasanya menjual mata uang yang sensitif terhadap risiko, seperti peso Meksiko, dan beralih ke Dolar AS yang dianggap aman.

Selain itu, menyempitnya selisih suku bunga antara AS dan Meksiko mendukung kenaikan lebih lanjut pada pasangan USD/MXN. Menjelang akhir 2026, selisih suku bunga akan menyempit dari 250 basis poin menjadi 200 basis poin, karena Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada Desember, sementara Bank Sentral Meksiko (Banxico) diproyeksikan mempertahankan suku bunga sepanjang 2026 hingga menjelang akhir 2027, sesuai perkiraan para analis dalam Survei Ekspektasi Citi Meksiko.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan kesepakatan dagang dengan AS “sudah sangat dekat”, meskipun sejumlah persoalan masih belum terselesaikan. Rekan sejawatnya, Presiden AS Donald Trump, mengatakan bahwa “kesepakatan dagang yang luar biasa dengan Meksiko sudah sangat dekat”.

Kabar ini positif bagi Meksiko: penyelesaian segera atas persoalan perdagangan dan tarif dengan mitra dagang terbesarnya, AS, akan menopang peso. Kabar tersebut muncul setelah laporan Wall Street Journal pada 15 Oktober yang menyebutkan bahwa kemajuan terkait tarif dan kesepakatan dagang telah terhenti.

Investor menantikan data Penjualan Ritel dan Inflasi Pertengahan Bulan Meksiko untuk Oktober. Di AS, agenda rilis data mencakup klaim tunjangan pengangguran untuk pekan yang berakhir pada 17 Oktober, estimasi awal PMI S&P Global, serta angka final Sentimen Konsumen Universitas Michigan untuk Oktober.

Prakiraan Harga USD/MXN: Prospek teknikal

Chart Analysis USD/MXN
Grafik harian USD/MXN

Pada grafik harian, USD/MXN diperdagangkan di 18,6908, melanjutkan kenaikannya jauh di atas kumpulan tiga rata-rata pergerakan sederhana (SMA) terbaru di sekitar 17,5087, yang kini menopang bias bullish jangka pendek. Harga bertahan jauh di atas batas bawah horizontal sebelumnya di 16,8866, sementara Indeks Kekuatan Relatif (RSI) (14) tetap berada di area tinggi, mendekati 73. Hal ini mengisyaratkan momentum kenaikan yang kuat tetapi semakin berlebihan, seiring pasangan ini bergerak makin jauh dari rata-rata pergerakan jangka menengahnya.

Di sisi bawah, support awal terlihat pada kumpulan tiga SMA di dekat 17,51, disusul garis horizontal yang lebih jauh di 16,89 jika terjadi koreksi yang lebih dalam. Meskipun saat ini belum ada level resistance terdekat yang terpetakan untuk membatasi kenaikan, RSI yang berada di area jenuh beli mengisyaratkan bahwa reli lebih lanjut dari level saat ini dapat rentan mengalami konsolidasi atau koreksi menuju area 17,50 sebelum pelaku pasar bullish mencoba mendorong kenaikan berikutnya.

(Analisis teknikal dalam artikel ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)

Tanya Jawab Seputar Peso Meksiko

Peso Meksiko (MXN) merupakan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di antara mata uang negara-negara Amerika Latin. Nilainya secara umum ditentukan oleh kinerja perekonomian Meksiko, kebijakan bank sentral negara tersebut, jumlah investasi asing yang masuk, bahkan besarnya kiriman uang dari warga Meksiko yang tinggal di luar negeri, terutama di Amerika Serikat. Perkembangan geopolitik juga dapat menggerakkan MXN. Sebagai contoh, proses nearshoring, yaitu keputusan sejumlah perusahaan untuk memindahkan kapasitas produksi dan rantai pasokan lebih dekat ke negara asal mereka, juga dipandang sebagai katalis bagi mata uang Meksiko karena negara tersebut dianggap sebagai pusat manufaktur utama di benua Amerika. Katalis lain bagi MXN adalah harga minyak, mengingat Meksiko merupakan eksportir utama komoditas tersebut.

Tujuan utama bank sentral Meksiko, yang juga dikenal sebagai Banxico, adalah menjaga inflasi tetap rendah dan stabil, yakni pada atau mendekati target 3%, yang merupakan titik tengah rentang toleransi 2% hingga 4%. Untuk mencapai tujuan ini, bank sentral menetapkan tingkat suku bunga yang sesuai. Ketika inflasi terlalu tinggi, Banxico akan berupaya meredamnya dengan menaikkan suku bunga, sehingga biaya pinjaman bagi rumah tangga dan dunia usaha menjadi lebih mahal. Langkah ini menekan permintaan dan memperlambat perekonomian secara keseluruhan. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak positif bagi peso Meksiko (MXN) karena menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi, sehingga menjadikan negara tersebut lebih menarik bagi investor. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan MXN.

Rilis data makroekonomi berperan penting dalam menilai kondisi perekonomian dan dapat memengaruhi valuasi peso Meksiko (MXN). Perekonomian Meksiko yang kuat, ditopang pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengangguran yang rendah, dan tingkat kepercayaan yang tinggi, berdampak positif bagi MXN. Kondisi ini tidak hanya menarik lebih banyak investasi asing, tetapi juga dapat mendorong Bank Sentral Meksiko (Banxico) untuk menaikkan suku bunga, terutama jika penguatan ekonomi tersebut disertai inflasi yang tinggi. Namun, jika data ekonomi lemah, MXN kemungkinan akan terdepresiasi.

Sebagai mata uang negara berkembang, peso Meksiko (MXN) cenderung menguat ketika selera risiko meningkat, atau saat investor menilai risiko pasar secara keseluruhan rendah sehingga berminat berinvestasi pada aset yang berisiko lebih tinggi. Sebaliknya, MXN cenderung melemah saat terjadi gejolak pasar atau ketidakpastian ekonomi karena investor cenderung menjual aset berisiko lebih tinggi dan beralih ke aset aman yang lebih stabil.