Peso Meksiko Pulih tetapi Masih Berpotensi Mencatat Pelemahan Mingguan akibat Risiko Iran

  • USD/MXN turun ke 18,66, tetapi peso menghadapi pelemahan mingguan lebih dari 1%.
  • Aktivitas ekonomi Meksiko tumbuh 3,3% secara tahunan, melampaui angka sebelumnya.
  • Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember mencapai 78% menjelang pengumuman FOMC dan rilis PCE.

Peso Meksiko menguat sekitar 0,32% terhadap dolar AS pada hari ini, tetapi masih berpotensi menutup pekan dengan pelemahan lebih dari 1%, meski selera risiko memburuk di tengah potensi eskalasi konflik Timur Tengah. USD/MXN diperdagangkan di 18,66, setelah sempat menyentuh 18,80.

USD/MXN melemah karena aktivitas ekonomi Meksiko yang tangguh mengimbangi ketidakpastian geopolitik menjelang keputusan The Fed

TMGM Analysis: Financial Market News, Economic Calendar & Market Insights

Konflik AS-Iran terus memanas setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa “kami mungkin akan melakukan operasi lain terhadap Iran.” Sementara itu, IRGC menyerang kapal-kapal yang menggunakan “jalur ilegal” di Selat Hormuz, sedangkan aksi saling tembak antara Houthi dan Arab Saudi semakin memperburuk sentimen pasar.

Di Meksiko, rilis data ekonomi menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi naik 0,6% secara bulanan pada Agustus, sebagaimana diukur oleh Indikator Aktivitas Ekonomi Global (IGAE). Secara tahunan, aktivitas ekonomi tumbuh 3,3%. Angka ini biasanya dirilis sebelum data Produk Domestik Bruto (PDB).

Di AS, Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan turun tipis ke level terendah dalam lima bulan sebesar 48 pada Oktober, dari 48,1, seiring kenaikan harga energi dan ekspektasi konsumen bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Ekspektasi inflasi tidak berubah, tetapi tetap berada di atas target The Fed sebesar 2%: 4,7% untuk 12 bulan ke depan dan 3,5% untuk lima tahun ke depan.

Data PMI S&P Global AS menunjukkan aktivitas manufaktur meningkat dari 55,9 menjadi 56, sementara aktivitas jasa melambat dari 58,8 menjadi 57,9, sesuai ekspektasi analis.

Pekan lalu, data inflasi AS menunjukkan tekanan harga yang tinggi di tingkat produsen maupun konsumen, membuka jalan bagi pengetatan lebih lanjut oleh Federal Reserve. Meski demikian, investor tidak lagi memperkirakan kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed pekan depan. Namun, untuk Desember, peluangnya mencapai 78%, menurut Prime Terminal.

Pekan depan, agenda ekonomi AS mencakup pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve, disusul rilis indikator inflasi pilihan The Fed, yakni Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Inti.

Di Meksiko, agenda ekonomi mencakup rilis angka PDB pada Jumat, 30 Oktober.

Prakiraan Harga USD/MXN: Prospek teknikal

Chart Analysis USD/MXN
Grafik harian USD/MXN

Pada grafik harian, USD/MXN diperdagangkan di 18,6532, melanjutkan kenaikannya jauh di atas kumpulan rata-rata pergerakan sederhana (SMA) di sekitar 17,5753 dan bekas garis resistansi tren turun yang kini menjadi support di dekat 14,8414. Posisi ini mempertahankan bias bullish jangka pendek, dengan pasangan mata uang ini bertahan cukup jauh di atas batas bawah horizontal di 16,8866. Relative Strength Index (14) di 70,48 berada di ambang wilayah jenuh beli, mengindikasikan bahwa meskipun tekanan kenaikan tetap dominan, reli ini berpotensi diselingi fase konsolidasi atau koreksi turun terbatas.

Di sisi bawah, minat beli awal terlihat pada kumpulan SMA di sekitar 17,58, yang memperkuat struktur bullish secara keseluruhan, sebelum level support horizontal di 16,89. Penurunan yang lebih dalam masih akan ditopang oleh garis tren turun yang telah ditembus, yang berada di dekat 14,84. Karena belum ada level resistansi signifikan tepat di atas harga saat ini dalam kerangka teknikal yang ada, pergerakan harga berpotensi terus menguji level yang lebih tinggi selama USD/MXN bertahan di atas zona support 17,58.

(Analisis teknikal dalam artikel ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)

Tanya Jawab Seputar Peso Meksiko

Peso Meksiko (MXN) merupakan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di antara mata uang negara-negara Amerika Latin. Nilainya secara umum ditentukan oleh kinerja ekonomi Meksiko, kebijakan bank sentralnya, jumlah investasi asing di negara tersebut, bahkan besarnya remitansi yang dikirim oleh warga Meksiko yang tinggal di luar negeri, khususnya di Amerika Serikat. Perkembangan geopolitik juga dapat menggerakkan MXN: misalnya, proses nearshoring – atau keputusan sejumlah perusahaan untuk merelokasi kapasitas manufaktur dan rantai pasokan lebih dekat ke negara asalnya – juga dipandang sebagai katalis bagi mata uang Meksiko karena negara tersebut dianggap sebagai pusat manufaktur utama di benua Amerika. Katalis lain bagi MXN adalah harga minyak, karena Meksiko merupakan eksportir utama komoditas tersebut.

Tujuan utama bank sentral Meksiko, yang juga dikenal sebagai Banxico, adalah menjaga inflasi tetap rendah dan stabil (pada atau mendekati target 3%, yakni titik tengah rentang toleransi antara 2% dan 4%). Untuk itu, bank sentral menetapkan tingkat suku bunga yang sesuai. Ketika inflasi terlalu tinggi, Banxico akan berupaya meredamnya dengan menaikkan suku bunga, sehingga biaya pinjaman bagi rumah tangga dan dunia usaha menjadi lebih mahal. Hal ini menekan permintaan dan memperlambat perekonomian secara keseluruhan. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak positif bagi peso Meksiko (MXN) karena meningkatkan imbal hasil, sehingga menjadikan negara tersebut lebih menarik bagi investor. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan MXN.

Rilis data makroekonomi sangat penting untuk menilai kondisi perekonomian dan dapat memengaruhi valuasi peso Meksiko (MXN). Perekonomian Meksiko yang kuat, ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengangguran yang rendah, dan tingkat kepercayaan yang tinggi, berdampak positif bagi MXN. Kondisi ini tidak hanya menarik lebih banyak investasi asing, tetapi juga dapat mendorong Bank Sentral Meksiko (Banxico) untuk menaikkan suku bunga, terutama jika kekuatan ekonomi tersebut disertai inflasi yang tinggi. Namun, jika data ekonomi lemah, MXN kemungkinan akan terdepresiasi.

Sebagai mata uang pasar berkembang, peso Meksiko (MXN) cenderung menguat ketika selera risiko meningkat, atau ketika investor menilai risiko pasar secara umum rendah sehingga mereka tertarik menanamkan modal pada investasi yang berisiko lebih tinggi. Sebaliknya, MXN cenderung melemah saat terjadi gejolak pasar atau ketidakpastian ekonomi karena investor cenderung menjual aset berisiko tinggi dan beralih ke aset lindung nilai yang lebih stabil.