
Bitcoin (BTC) bertahan di atas $82.000 pada Jumat, ditopang level support struktural utama dan area permintaan psikologis di sekitar $80.000. Sang Raja Kripto menunjukkan tanda-tanda konsolidasi, memberi kesempatan bagi kubu pembeli untuk menghimpun kekuatan sebelum berupaya pulih menuju $84.000 dalam jangka pendek hingga menengah.

Ethereum (ETH) telah stabil di atas $2.400, meski kenaikannya tampak tertahan oleh rata-rata pergerakan jangka pendek. Indikator momentum memberikan sinyal beragam, mengisyaratkan bahwa tarik-menarik antara pembeli dan penjual dapat berlanjut hingga terjadi penembusan tegas atas zona penawaran $2.500 atau support terdekat $2.400 di sisi bawah.
Sementara itu, Ripple (XRP) diperdagangkan pada $1,34 seiring upaya pembeli untuk kembali menjadikan rata-rata pergerakan jangka menengah sebagai support. Namun, trader perlu membatasi ekspektasi karena adanya kendala struktural.
Minat terhadap aset digital masih belum menjadi prioritas karena investor tampaknya tengah meninjau kembali posisi dan eksposur risiko mereka. Reksa dana yang diperdagangkan di bursa (Exchange-Traded Fund/ETF) spot Bitcoin mencatat arus masuk yang sangat kecil, yakni $5 juta pada Kamis, setelah membukukan arus keluar $261 juta sehari sebelumnya. Jika prospek pasar kripto membaik dalam jangka pendek, pulihnya sentimen investor dapat mendorong minat terhadap ETF dan meredam tekanan yang ada.

ETF spot Ethereum melanjutkan tren negatif selama dua hari berturut-turut, dengan arus keluar sebesar $60 juta pada Kamis dan $129 juta pada hari sebelumnya. Selain pengecualian berupa arus masuk $25 juta pada Selasa, ETF ETH terus mengalami arus keluar sejak 29 September. Hal ini menunjukkan bahwa minat institusional masih rendah sehingga membebani pergerakan harga.

ETF XRP juga mencatat arus keluar, meski sangat kecil, sebesar $105.000 pada Kamis. Kembalinya arus masuk dalam jumlah kecil ini menyusul arus masuk terbatas sebesar $740.000 yang tercatat pada Rabu, menurut SoSoValue. Selain itu, aktivitas secara keseluruhan tetap lesu sejak Jumat lalu, sehingga melemahkan permintaan institusional.

Bitcoin diperdagangkan pada $82.186, mempertahankan bias bullish dalam waktu dekat karena harga terus bergerak di atas garis rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50, 100, dan 200 hari, dengan EMA 50 hari pada $80.446 sebagai support dinamis terdekat. Indikator SuperTrend pada $79.663 juga berada di bawah harga spot, memperkuat zona permintaan yang mendasarinya. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) di sekitar 49 menunjukkan momentum netral dan Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih sedikit negatif, mengisyaratkan bahwa kenaikan harga mungkin berlangsung perlahan, bukan melonjak.

Support awal terlihat pada EMA 50 hari di $80.446, disusul garis SuperTrend di $79.664, yang bersama-sama membentuk bantalan teknikal pertama jika terjadi koreksi. Penurunan lebih dalam akan membuka peluang pengujian EMA 100 hari di sekitar $76.827, kemudian EMA 200 hari yang berjangka lebih panjang di $75.830. Level-level tersebut semestinya berfungsi sebagai support bagi tren yang lebih luas selama harga penutupan BTC tetap berada di atasnya.
Ethereum diperdagangkan pada $2.455, berkonsolidasi di antara support tren terdekat dan resistance di atasnya. Harga bertahan di atas EMA 100 dan 200 hari pada $2.358 dan $2.304, mengisyaratkan bahwa permintaan yang mendasarinya masih meredam koreksi terkini. Namun, harga masih berada di bawah EMA 50 hari pada $2.494 dan garis SuperTrend pada $2.693, yang untuk sementara membatasi kenaikan.
MACD tetap berada di wilayah negatif dengan histogram yang lemah, sementara RSI di sekitar 41 mengisyaratkan momentum yang lemah, bukan aksi jual agresif, sehingga memperkuat bias netral dengan pergerakan dalam rentang terbatas dalam waktu dekat.

Resistance terdekat berada pada EMA 50 hari di sekitar $2.494. Penembusan yang bertahan di atas level ini akan membuka jalan menuju hambatan SuperTrend pada $2.693 sebagai target berikutnya. Di sisi bawah, support awal berada pada EMA 100 hari di $2.358, disusul EMA 200 hari di $2.304. Penutupan harian di bawah support terakhir tersebut akan sangat melemahkan struktur yang lebih luas dan menggeser bias secara lebih tegas ke arah penjual.
Sementara itu, XRP diperdagangkan pada $1,34, mempertahankan kecenderungan sedikit bearish dalam waktu dekat karena harga bertahan tepat di atas EMA 100 hari pada $1,34, tetapi masih tertahan oleh zona resistance jangka lebih panjang yang rapat di atasnya. EMA 200 hari pada $1,38 dan EMA 50 hari pada $1,39 berada cukup jauh di atas harga spot, mengisyaratkan bahwa tren yang lebih luas masih rentan terhadap risiko penurunan. Sementara itu, MACD tetap di bawah nol dan RSI bertahan di sekitar 40, yang keduanya memperkuat indikasi memudarnya momentum bullish.

Support terdekat adalah EMA 100 hari pada $1,34. Penembusan yang bertahan kembali di bawah support ini kemungkinan akan memicu koreksi lanjutan menuju level-level harian yang lebih rendah yang belum ditunjukkan oleh kumpulan indikator saat ini. Di sisi atas, XRP perlu terlebih dahulu merebut kembali EMA 200 hari pada $1,38, dengan EMA 50 hari pada $1,39 sebagai hambatan penting berikutnya. Hanya penutupan harian di atas kumpulan level ini yang akan mulai meredakan bias bearish yang berlaku.
(Analisis teknikal dalam artikel ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)
Exchange-Traded Fund (ETF) adalah instrumen investasi atau indeks yang melacak harga aset acuan. ETF tidak hanya dapat melacak satu aset, tetapi juga sekelompok aset dan sektor. Sebagai contoh, ETF Bitcoin melacak harga Bitcoin. ETF merupakan instrumen yang digunakan investor untuk mendapatkan eksposur terhadap aset tertentu.
Ya. ETF berjangka Bitcoin pertama di AS disetujui oleh Komisi Sekuritas & Bursa AS (SEC) pada Oktober 2021. Sebanyak tujuh ETF berjangka Bitcoin telah disetujui, sementara lebih dari 20 lainnya masih menunggu izin regulator. SEC menyatakan bahwa industri mata uang kripto masih baru dan rentan terhadap manipulasi. Karena itu, lembaga tersebut menunda persetujuan ETF berjangka terkait kripto selama beberapa tahun terakhir.
Ya. Pada Januari 2024, SEC menyetujui pencatatan dan perdagangan sejumlah ETF spot Bitcoin, membuka peluang bagi masuknya modal institusional dan investor umum untuk memperdagangkan mata uang kripto utama tersebut. Keputusan ini disambut industri sebagai langkah yang mengubah peta persaingan.
Keunggulan utama ETF kripto adalah kesempatan mendapatkan eksposur terhadap mata uang kripto tanpa memilikinya, sehingga mengurangi risiko dan biaya penyimpanan aset tersebut. Keunggulan lainnya adalah proses pembelajaran yang lebih mudah dan keamanan yang lebih tinggi bagi investor karena ETF bertanggung jawab mengamankan kepemilikan aset acuannya. Adapun kelemahan utamanya adalah investor tidak dapat memiliki aset tersebut secara langsung, atau seperti ungkapan dalam dunia kripto, “bukan kunci Anda, bukan koin Anda.” Kekurangan lainnya adalah biaya kepemilikan kripto yang lebih tinggi karena ETF mengenakan biaya pengelolaan aktif. Terakhir, meskipun investasi dalam ETF mengurangi risiko kepemilikan aset, fluktuasi harga mata uang kripto yang menjadi aset acuan kemungkinan juga akan tercermin dalam instrumen investasi tersebut.