
Pound Inggris (GBP) kembali melanjutkan tren kenaikan jangka pendeknya terhadap Dolar AS (USD) pada Selasa, didukung oleh angka pengangguran Inggris yang lebih baik dari perkiraan, meskipun laporan ketenagakerjaan secara keseluruhan memuat sejumlah sinyal peringatan penting. GBP/USD menguat 0-3% pada hari ini, mencapai level tertinggi sesi di atas 1,3350, lebih dari 200 pip di atas level terendah pekan lalu.

Data yang dirilis Kantor Statistik Nasional Inggris pada Selasa menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran ILO secara tak terduga turun menjadi 4,7% dalam periode tiga bulan hingga Agustus, mencapai level terendah dalam lebih dari satu tahun.
Namun, jika dicermati lebih jauh, laporan tersebut juga menunjukkan angka-angka yang mengkhawatirkan. Data September menunjukkan bahwa jumlah pemohon tunjangan pengangguran meningkat menjadi 30,3 ribu pada September, dari 27,8 ribu pada Agustus, jauh di atas perkiraan kenaikan sebesar 19,4 ribu dari para analis pasar. Selain itu, jumlah lowongan kerja mencatat penurunan terbesar sejak awal tahun, dan laporan tersebut mengindikasikan bahwa tingginya biaya tenaga kerja mungkin menghambat perusahaan untuk merekrut karyawan baru.
Pound Inggris mendapat dukungan dari Dolar AS yang sedikit melemah seiring penyesuaian ekspektasi investor terhadap pengetatan moneter lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed). Sejumlah pengambil kebijakan The Fed pekan lalu meminta waktu lebih lama untuk menilai dampak kenaikan suku bunga September. Pasar pun memangkas probabilitas kenaikan suku bunga pada Oktober menjadi 17%, dari hampir 60% sebulan lalu, menurut data FedWatch Tool CME.
Selain itu, meningkatnya kekhawatiran mengenai profitabilitas kecerdasan buatan (AI) telah membebani pasar saham, terutama di Asia, dan memberikan tekanan yang semakin besar terhadap Dolar AS. Analis MUFG menyoroti bahwa pasar keuangan AS telah menjadi “penerima manfaat utama dari kuatnya permintaan investor asing yang didorong oleh optimisme terkait AI,” dengan investor asing membeli “saham AS senilai USD942 miliar dalam dua belas bulan hingga Juli.” Para pakar bank tersebut menilai bahwa “dinamika ini juga membuat USD lebih rentan berbalik arah jika sentimen terhadap AI memburuk.”
Dalam kalender ekonomi AS pada Selasa, penjualan rumah yang masih dalam proses penyelesaian transaksi diperkirakan mengalami kontraksi pada September, sementara pembangunan rumah baru diperkirakan sedikit meningkat dibandingkan Agustus dan izin mendirikan bangunan diperkirakan tetap stabil. Di Inggris, sorotan utama pekan ini adalah data inflasi konsumen pada Rabu, yang mungkin memberikan gambaran lebih jelas mengenai kebijakan moneter Bank of England dalam waktu dekat.
Tingkat Pengangguran ILO yang dirilis Kantor Statistik Nasional Inggris merupakan jumlah pekerja yang menganggur dibagi dengan total angkatan kerja sipil. Angka ini merupakan indikator utama yang memberikan petunjuk awal mengenai kondisi perekonomian Inggris. Jika tingkat pengangguran naik, hal itu mengindikasikan tidak adanya ekspansi di pasar tenaga kerja Inggris. Dengan demikian, kenaikan tersebut berujung pada pelemahan perekonomian Inggris. Secara umum, penurunan angka ini dipandang positif bagi Pound Sterling (GBP), sedangkan kenaikannya dipandang negatif.
Baca selengkapnya.Rilis terakhir: Selasa, 20 Oktober 2026 06:00
Frekuensi: Bulanan
Aktual: 4,7%
Konsensus: 4,9%
Sebelumnya: 4,9%
Sumber:Kantor Statistik Nasional
Tingkat Pengangguran merupakan indikator paling menyeluruh untuk pasar tenaga kerja Inggris. Angka ini menjadi sorotan media secara luas, tidak hanya di sektor keuangan, sehingga rilisnya memiliki dampak yang lebih besar meskipun diterbitkan relatif terlambat. Data ini dirilis sekitar enam minggu setelah bulan pelaporan berakhir. Meskipun Bank of England bertugas menjaga stabilitas harga, terdapat korelasi negatif yang kuat antara pengangguran dan inflasi. Angka yang lebih tinggi dari perkiraan cenderung menekan GBP.
Perubahan Jumlah Pemohon Tunjangan Pengangguran yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional Inggris menunjukkan perubahan jumlah penganggur di Inggris yang mengajukan tunjangan. Indikator ini cenderung memengaruhi volatilitas GBP. Biasanya, kenaikan indikator ini berdampak negatif terhadap belanja konsumen dan pertumbuhan ekonomi. Secara umum, angka yang tinggi dipandang negatif bagi Pound Sterling (GBP), sedangkan angka yang rendah dipandang positif.
Baca selengkapnya.Rilis terakhir: Selasa, 20 Oktober 2026 06:00
Frekuensi: Bulanan
Aktual: 30,3 ribu
Konsensus: 19,4 ribu
Sebelumnya: 27,8 ribu
Sumber:Kantor Statistik Nasional
Perubahan jumlah pemohon tunjangan pengangguran merupakan indikator awal kondisi pasar tenaga kerja Inggris. Data yang dirilis mencakup bulan sebelumnya, berbeda dengan Tingkat Pengangguran yang mencakup satu bulan lebih awal dari periode tersebut. Data ini dijadwalkan rilis sekitar pertengahan bulan. Peningkatan jumlah permohonan menandakan memburuknya kondisi ekonomi dan mengisyaratkan kebijakan moneter yang lebih longgar, sedangkan penurunan menunjukkan perbaikan kondisi. Angka yang lebih tinggi dari perkiraan cenderung menekan GBP.