
Harga perak (XAG/USD) naik pada Senin, menurut data FXStreet. Perak diperdagangkan pada $57,53 per troy ounce, naik 0,93% dari harga $57,00 pada Jumat.
Harga perak telah turun 19,07% sejak awal tahun.
Satuan ukuran | Harga Perak Hari Ini dalam USD |
|---|---|
Troy Ounce | 57,53 |
1 Gram | 1,85 |
Rasio emas/perak, yang menunjukkan jumlah ounce perak yang dibutuhkan untuk menyamai nilai satu ounce emas, berada di 72,54 pada Senin, turun dari 73,09 pada Jumat.
Perak merupakan logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meski kurang populer dibandingkan emas, para trader dapat memilih perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi, karena nilai intrinsiknya, atau sebagai potensi lindung nilai selama periode inflasi tinggi. Investor dapat membeli perak fisik dalam bentuk koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui instrumen seperti reksa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), yang melacak harga perak di pasar internasional.
Harga perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau kekhawatiran akan resesi parah dapat mendorong lonjakan harga perak karena statusnya sebagai aset aman, meskipun dampaknya lebih kecil dibandingkan pada emas. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, perak cenderung naik ketika suku bunga turun. Pergerakannya juga bergantung pada kinerja dolar AS (USD), karena aset ini dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menahan kenaikan harga perak, sedangkan dolar yang lebih lemah berpotensi mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – perak jauh lebih melimpah dibandingkan emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, terutama di sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu tingkat konduktivitas listrik tertinggi di antara semua logam – lebih tinggi daripada tembaga dan emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan permintaan cenderung menekan harga. Dinamika perekonomian AS, Tiongkok, dan India juga dapat memicu fluktuasi harga: di AS dan terutama Tiongkok, sektor industri yang besar menggunakan perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini untuk perhiasan juga berperan penting dalam menentukan harga.
Harga perak cenderung mengikuti pergerakan emas. Ketika harga emas naik, perak biasanya mengikuti karena keduanya memiliki status serupa sebagai aset aman. Rasio emas/perak, yang menunjukkan jumlah ounce perak yang dibutuhkan untuk menyamai nilai satu ounce emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif kedua logam tersebut. Sebagian investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikasi bahwa perak dinilai terlalu rendah atau emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah dapat mengindikasikan bahwa emas dinilai terlalu rendah dibandingkan perak.

(Alat otomatisasi digunakan dalam pembuatan artikel ini.)