Potensi kenaikan adalah potensi pergerakan naik pada harga suatu instrumen, atau keuntungan yang dapat dihasilkan oleh pergerakan tersebut. Ini mengukur seberapa jauh pasar, aset, atau posisi dapat naik dari harga saat ini.
Anda menilai potensi kenaikan dengan membandingkan potensi keuntungan terhadap potensi kerugian. Jika potensi kenaikan yang diharapkan lebih besar daripada potensi penurunan, trade tersebut memiliki profil risk-reward yang lebih kuat. Potensi kenaikan biasanya dinilai dari target harga, level resistance, tren yang berlaku, valuasi, momentum, atau katalis fundamental.
Potensi kenaikan adalah kebalikan dari potensi penurunan. Potensi kenaikan adalah ruang yang dimiliki harga untuk naik, sedangkan potensi penurunan adalah ruang yang dimiliki harga untuk turun. Trader menimbang keduanya secara bersamaan, karena potensi kenaikan yang besar tidak banyak berarti jika potensi penurunan yang menyertainya sama besarnya.
Sebuah saham diperdagangkan pada USD 50, dan Anda berpikir harganya bisa naik ke USD 60.
Potensi kenaikannya adalah:
USD 60 - USD 50 = USD 10
Itu berarti potensi kenaikan USD 10 per saham, atau 20%, sebelum biaya trading dan sebelum Anda menimbangnya terhadap potensi penurunan.