Titik pivot adalah level support dan resistance yang dihitung dari harga tertinggi, terendah, dan penutupan periode sebelumnya. Trader menggunakannya untuk menilai di mana harga mungkin berbalik arah atau tertahan selama sesi saat ini.
Pivot utama adalah rata-rata dari harga tertinggi, terendah, dan penutupan periode sebelumnya, dan bertindak sebagai acuan pusat. Saat harga diperdagangkan di atas pivot, bias dibaca lebih bullish; saat diperdagangkan di bawahnya, bias dibaca lebih bearish. Level support dan resistance berikutnya kemudian diproyeksikan di atas dan di bawah pivot pusat.
Titik pivot adalah level tetap untuk satu sesi, dihitung ulang dari data periode sebelumnya, tidak seperti moving average yang bergeser dengan setiap harga baru. Ini berlaku di forex, saham, komoditas, indeks, futures, dan trading CFD, dan trader biasanya membacanya bersama price action, trendline, atau indikator momentum, bukan secara terpisah.
Harga tertinggi, terendah, dan penutupan EUR/USD pada hari sebelumnya adalah 1.0900, 1.0800, dan 1.0850.
Anda menghitung titik pivot harian:
(1.0900 + 1.0800 + 1.0850) √∑ 3 = 1.0850
Selama EUR/USD diperdagangkan di atas 1.0850, Anda mencari setup bullish dan memperlakukan level yang lebih rendah sebagai support. Jika turun di bawah 1.0850, Anda mengamati setup bearish dan memperlakukan level yang lebih tinggi sebagai resistance.