Opsi adalah kontrak yang memberi pembeli hak, tetapi bukan kewajiban, untuk membeli atau menjual aset acuan pada harga tertentu sebelum tanggal tertentu. Pembeli membayar premi untuk hak tersebut.
Ada dua jenis. Opsi call memberi hak untuk membeli aset acuan pada strike price, dan opsi put memberi hak untuk menjualnya pada strike price. Aset acuannya bisa berupa saham, indeks, ETF, komoditas, mata uang, atau kontrak futures.
Opsi adalah salah satu jenis derivatif, bukan seluruh kategorinya. Setiap derivatif mengambil nilainya dari aset acuan, tetapi opsi adalah jenis yang memberikan hak, bukan kewajiban. Sebaliknya, kontrak futures mewajibkan kedua pihak untuk bertransaksi, sedangkan pembeli opsi dapat membiarkan kontrak kedaluwarsa jika pelaksanaannya tidak menguntungkan.
Anda membeli opsi call pada sebuah saham dengan strike price USD 50.
Saham tersebut kemudian naik ke USD 60 sebelum opsi kedaluwarsa.
Opsi call itu memiliki nilai karena Anda dapat membeli di USD 50 sementara pasar diperdagangkan di USD 60:
USD 60 - USD 50 = USD 10 per saham
USD 10 per saham itu adalah keuntungan sebelum dikurangi premi yang Anda bayarkan untuk opsi tersebut.