Garis horizontal adalah alat charting yang menandai satu level harga tetap sepanjang waktu. Garis ini menandai harga tempat pasar pernah bereaksi sebelumnya, sehingga Anda dapat mengamatinya saat harga mendekati level itu lagi.
Garis horizontal memiliki kemiringan nol karena berada pada satu harga tunggal. Trader menggambarnya untuk menandai support, yaitu area harga tempat pembelian dapat memperlambat penurunan, dan resistance, yaitu area harga tempat penjualan dapat memperlambat kenaikan.
Garis horizontal berbeda dari trendline, yang miring untuk mengikuti pasar yang naik atau turun. Garis horizontal tetap datar pada satu harga, sehingga cocok untuk range, breakout, dan retest; padukan dengan pola candlestick, volume, atau moving average untuk konfirmasi.
Anda menganalisis EUR/USD dan melihat harga bereaksi beberapa kali di dekat 1.1000.
Anda menggambar garis horizontal di 1.1000 untuk menandai resistance.
Jika EUR/USD naik ke 1.1000 dan tertolak, Anda dapat menganggapnya sebagai area jual. Jika harga menembus di atas 1.1000 dan bertahan, Anda dapat membacanya sebagai breakout bullish.