Covered call adalah strategi opsi yang menggabungkan kepemilikan suatu aset dengan menjual opsi call atas aset yang sama. Strategi ini paling sering dijalankan pada saham.
Disebut covered karena Anda sudah memegang saham yang harus Anda serahkan jika call tersebut dieksekusi. Anda menerima premi opsi di muka, dan premi itu menjadi pendapatan yang tetap Anda simpan apa pun yang terjadi selanjutnya.
Covered call adalah sisi penjual dari opsi call biasa, yang ditulis terhadap saham yang sudah Anda miliki. Perlindungan inilah yang membedakannya dari naked call, ketika penjual menulis call tanpa memiliki saham acuan dan menghadapi risiko tak terbatas jika harga naik. Perlindungan tersebut membatasi risiko itu, tetapi juga membatasi potensi kenaikan Anda: jika aset naik di atas strike, saham dapat dipanggil pada strike dan keuntungan Anda atas saham tersebut berhenti di sana.
Anda memiliki 100 saham dari suatu saham yang diperdagangkan pada USD 50. Anda menjual satu opsi call dengan strike USD 55 dan menerima premi USD 2 per saham.
100 √ó USD 2 = premi USD 200
Jika saham tetap di bawah USD 55, Anda mempertahankan saham tersebut dan USD 200. Jika naik di atas USD 55, saham dapat dijual pada USD 55, sehingga keuntungan Anda atas saham tersebut berhenti pada strike meskipun harga terus naik lebih tinggi.