Saham penny adalah saham di perusahaan kecil yang diperdagangkan pada harga sangat rendah, sering kali di bawah USD 1 dan, menurut beberapa definisi, di bawah USD 5. Harga yang rendah dan ukuran perusahaan yang kecil itulah yang mendefinisikannya, bukan satu batas tetap tertentu.
Saham penny biasanya berasal dari perusahaan kecil atau tahap awal dan sering diperdagangkan di luar bursa utama, di pasar over-the-counter tempat standar pencatatan dan keterbukaan informasi lebih longgar. Saham ini cenderung memiliki kapitalisasi pasar kecil, volume perdagangan tipis, dan selisih lebar antara harga bid dan ask, sehingga harga dapat bergerak tajam dengan order kecil dan posisi bisa sulit ditutup.
Saham penny berada di ujung spektrum yang berlawanan dengan saham blue chip. Blue chip adalah perusahaan besar, mapan, dan diperdagangkan luas dengan rekam jejak laba yang panjang, sedangkan saham penny berukuran kecil, diperdagangkan tipis, dan jauh lebih spekulatif. Trade-off-nya sangat jelas: saham penny menawarkan peluang keuntungan persentase besar sekaligus risiko kerugian besar dan cepat yang tinggi.
Anda membeli 10.000 saham penny dengan harga USD 0.20. Biaya posisi Anda adalah:
10.000 √ó USD 0.20 = USD 2.000
Jika harga naik hanya USD 0.05 menjadi USD 0.25, itu adalah keuntungan 25%:
USD 0.05 √∑ USD 0.20 = 25%
Pergerakan USD 0.05 yang sama ke arah sebaliknya akan memangkas 25% dari posisi Anda, yang menunjukkan betapa tajamnya pergerakan saham berharga rendah.