Earnings per share, atau EPS, adalah laba bersih perusahaan dibagi dengan jumlah saham beredarnya. Ini menyatakan laba seluruh perusahaan sebagai angka yang melekat pada satu saham, sehingga profitabilitas dapat dibandingkan antarperusahaan dengan ukuran yang berbeda.
Anda menghitungnya dengan mengambil laba bersih, terkadang setelah mengurangi dividen preferen, lalu membaginya dengan jumlah saham beredar. Basic EPS menggunakan jumlah saham saat ini, sedangkan diluted EPS juga menghitung saham yang dapat tercipta dari opsi, waran, dan sekuritas konversi, sehingga memberikan angka yang lebih konservatif. EPS yang meningkat dari waktu ke waktu menunjukkan profitabilitas per saham yang tumbuh.
EPS tidak sama dengan laba bersih. Laba bersih adalah total pendapatan perusahaan, sedangkan EPS membagi total itu ke setiap saham, sehingga dua perusahaan dengan laba yang sama dapat melaporkan EPS yang sangat berbeda tergantung pada jumlah sahamnya. EPS juga dipasangkan dengan rasio P/E, yang membagi harga saham dengan EPS untuk menunjukkan berapa banyak yang dibayar pasar untuk setiap unit laba.
Anda melihat sebuah perusahaan yang melaporkan laba bersih USD 200 juta dan memiliki 50 juta saham beredar. Anda menghitung EPS:
EPS = laba bersih √∑ saham beredar
USD 200 million √∑ 50 million = USD 4
Setiap saham menghasilkan laba USD 4. Jika saham diperdagangkan pada USD 60, membagi harga dengan EPS menghasilkan rasio P/E sebesar 15.