Net income adalah laba yang disimpan perusahaan setelah mengurangkan seluruh beban dari total pendapatan. Istilah ini juga disebut bottom line, karena terletak di bagian paling bawah laporan laba rugi.
Net income mengambil pendapatan lalu mengurangkan harga pokok penjualan, beban operasional, bunga, pajak, depresiasi, amortisasi, serta keuntungan atau kerugian non-operasional. Angka positif berarti perusahaan membukukan laba untuk periode tersebut; angka negatif berarti perusahaan mencatat rugi bersih.
Net income berada di bawah dua ukuran laba yang lebih sempit. Operating income adalah laba dari operasi inti sebelum bunga dan pajak; EBITDA mengeluarkan bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi untuk menunjukkan pembentukan kas operasional. Net income adalah ukuran yang paling lengkap, karena hanya ukuran ini yang mengurangkan semua pos tersebut untuk mencapai laba akuntansi akhir.
Sebuah perusahaan melaporkan pendapatan sebesar USD 500,000 untuk tahun tersebut. Perusahaan mencatat empat biaya:
- Harga pokok penjualan: USD 180,000 - Beban operasional: USD 120,000 - Beban bunga: USD 20,000 - Pajak: USD 30,000
Total beban mencapai USD 350,000, sehingga net income adalah:
USD 500,000 - USD 350,000 = USD 150,000
Perusahaan memiliki net income sebesar USD 150,000, yaitu laba bottom-line yang tersisa setelah semua biaya dan pajak.