Pajak penghasilan adalah pajak yang dikenakan oleh pemerintah atas penghasilan yang diperoleh individu dan bisnis. Pajak ini berlaku untuk pendapatan seperti upah, laba usaha, pendapatan investasi, dan capital gain.
Pajak penghasilan biasanya dikenakan sebagai persentase dari penghasilan kena pajak, yaitu jumlah yang tersisa setelah pengurangan, pengecualian, atau kredit yang diperbolehkan. Pajak ini dapat menggunakan tarif progresif, di mana persentasenya naik seiring penghasilan, atau tarif tetap yang menerapkan persentase yang sama pada seluruh penghasilan kena pajak. Pemerintah menggunakan penerimaannya untuk mendanai layanan publik, infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan.
Pajak penghasilan dikenakan atas apa yang Anda peroleh, yang membedakannya dari pajak lain yang terkait dengan peristiwa berbeda. Pajak penjualan berlaku atas apa yang Anda belanjakan pada saat pembelian, dan pajak properti berlaku atas apa yang Anda miliki. Karena pajak penghasilan diambil setelah penghasilan diperoleh tetapi sebelum sisanya dapat dibelanjakan, pajak ini secara langsung mengurangi gaji bersih yang dibawa pulang dan laba bersih bisnis.
Anda memperoleh penghasilan tahunan sebesar USD 60,000.
Setelah pengurangan, penghasilan kena pajak Anda adalah USD 50,000.
Jika tarif pajak penghasilan adalah 20%, maka pajak yang terutang adalah:
USD 50,000 √ó 20% = USD 10,000
Anda berutang pajak penghasilan sebesar USD 10,000, sebelum kredit atau penyesuaian tambahan apa pun.