Rasio gearing adalah ukuran seberapa besar perusahaan membiayai dirinya dengan utang dibandingkan dengan ekuitas. Ini menunjukkan seberapa bergantung bisnis pada dana pinjaman daripada dana pemegang saham.
Biasanya dihitung sebagai total utang dibagi ekuitas pemegang saham, dinyatakan sebagai persentase. Rasio gearing yang lebih tinggi berarti perusahaan lebih bergantung pada utang, yang meningkatkan risiko keuangan ketika laba turun atau biaya bunga naik, sedangkan rasio yang lebih rendah menunjukkan struktur modal yang lebih konservatif.
Rasio gearing mengukur leverage pada tingkat neraca perusahaan, yang berbeda dari leverage yang diterapkan trader pada satu posisi. Gearing yang tinggi dapat meningkatkan imbal hasil pemegang saham ketika laba tumbuh, tetapi juga dapat menekan solvabilitas, menaikkan pembayaran bunga, dan melemahkan kualitas kredit dalam kondisi yang lemah.
Sebuah perusahaan memiliki total utang sebesar USD 600,000 dan ekuitas pemegang saham sebesar USD 400,000.
Rasio gearing adalah:
USD 600,000 √∑ USD 400,000 √ó 100 = 150%
Rasio gearing 150% berarti utang perusahaan adalah 1,5 kali ekuitasnya.