Nilai wajar adalah perkiraan tentang berapa nilai sebenarnya suatu aset atau liabilitas dalam transaksi yang tertib antara pembeli dan penjual yang sama-sama bersedia. Nilai ini bertujuan mencerminkan nilai yang wajar dan tidak bias dalam kondisi saat ini, bukan sekadar harga kuotasi.
Nilai wajar diturunkan dari harga pasar aset sebanding, proyeksi discounted cash flow, atau model dan asumsi penilaian lainnya. Akuntan, analis, dan pelaku transaksi menggunakannya dalam pelaporan keuangan, analisis investasi, serta merger dan akuisisi.
Nilai wajar berbeda dari nilai pasar, yaitu harga aktual saat aset diperdagangkan dan dapat berfluktuasi karena sentimen, likuiditas, atau volatilitas jangka pendek. Nilai wajar juga berbeda dari mark to market, yaitu praktik menilai ulang suatu posisi ke harga pasar saat ini; nilai wajar adalah estimasinya, sedangkan mark to market adalah tindakan menyesuaikan pembukuan ke nilai tersebut.
Seorang analis memperkirakan nilai wajar suatu saham sebesar USD 50 per lembar.
Saham tersebut saat ini diperdagangkan pada USD 42.
Karena harga pasar berada di bawah estimasi nilai wajar, Anda dapat menilai saham tersebut undervalued dan layak dicermati lebih lanjut.