Neraca transaksi berjalan adalah bagian dari neraca pembayaran suatu negara yang mencatat perdagangan barang dan jasa, pendapatan dari luar negeri, serta pembayaran transfernya dengan seluruh dunia. Ini adalah salah satu ukuran utama posisi eksternal suatu negara.
Surplus transaksi berjalan berarti suatu negara menerima lebih banyak dari perdagangan, pendapatan, dan transfer daripada yang dibayarkannya. Defisit transaksi berjalan berarti negara tersebut membayar lebih banyak kepada seluruh dunia daripada yang diterimanya selama periode yang diukur. Saldo ini dilaporkan bersama akun modal dan finansial, yang melacak arus investasi dan pinjaman.
Transaksi berjalan dalam makroekonomi ini berbeda dari rekening giro bank, meskipun namanya sama. Rekening giro bank adalah rekening transaksi sehari-hari yang digunakan individu atau bisnis untuk menerima uang, melakukan pembayaran, dan menarik tunai, dan tidak ada hubungannya dengan neraca perdagangan suatu negara.
Suatu negara mengekspor barang dan jasa senilai USD 500 miliar dalam setahun dan mengimpor USD 550 miliar. Neraca perdagangannya negatif:
USD 500 miliar - USD 550 miliar = -USD 50 miliar
Jika pendapatan dari luar negeri dan pembayaran transfer tidak menutup kesenjangan USD 50 miliar tersebut, negara itu mencatat defisit transaksi berjalan untuk tahun tersebut.