Beta adalah ukuran seberapa sensitif suatu investasi terhadap pergerakan pasar yang lebih luas. Ini menunjukkan seberapa jauh saham, reksa dana, atau portofolio cenderung bergerak ketika indeks acuannya bergerak.
Beta dibaca terhadap nilai 1.0. Beta 1.0 berarti investasi tersebut cenderung bergerak sejalan dengan pasar. Beta di atas 1.0 berarti cenderung bergerak lebih besar daripada pasar, dan beta di bawah 1.0 berarti cenderung bergerak lebih kecil. Angka ini menangkap risiko sistematis, yaitu risiko pasar secara keseluruhan yang tidak dapat dihilangkan melalui diversifikasi.
Beta sering dipasangkan dengan alpha, tetapi keduanya menjawab pertanyaan yang berbeda. Beta mengukur eksposur terhadap pergerakan pasar, sedangkan alpha mengukur imbal hasil yang diperoleh di atas atau di bawah benchmark. Saham dengan beta tinggi memperbesar ayunan pasar tanpa memberi tahu Anda apakah saham itu mengungguli pasar.
Sebuah saham memiliki beta 1.5 yang diukur terhadap S&P 500.
Jika S&P 500 naik 2%, saham tersebut cenderung naik sekitar 3%:
2% βΓ³ 1.5 = 3%
Jika S&P 500 turun 2%, saham tersebut cenderung turun sekitar 3%, karena beta yang lebih tinggi membuatnya bergerak lebih besar daripada pasar.