Alpha adalah ukuran kinerja yang menunjukkan seberapa besar hasil investasi berada di atas atau di bawah benchmark-nya. Alpha menangkap nilai tambah atau nilai yang hilang dari keputusan aktif, bukan dari pasar itu sendiri.
Alpha membandingkan imbal hasil portofolio, dana, atau strategi dengan imbal hasil indeks acuan selama periode yang sama. Alpha positif berarti investasi mengungguli benchmark-nya, sedangkan alpha negatif berarti kinerjanya tertinggal. Istilah ini paling sering digunakan untuk menilai manajer aktif terhadap pasar tempat mereka bertransaksi.
Alpha dibaca bersama beta, tetapi keduanya mengukur hal yang berbeda. Alpha adalah excess return yang diperoleh di atas benchmark, sedangkan beta adalah sensitivitas investasi terhadap pergerakan pasar secara keseluruhan. Sebuah dana dapat memiliki beta tinggi dan tetap mencatat alpha negatif ketika keuntungannya berasal dari eksposur pasar, bukan dari keahlian.
Sebuah dana menghasilkan 12% dalam satu tahun, sementara indeks benchmark-nya menghasilkan 9% pada periode yang sama.
Alpha adalah selisih antara keduanya:
12% - 9% = +3%
Dana tersebut memiliki alpha sebesar +3%, karena mengungguli benchmark-nya sebesar 3 poin persentase.