Permintaan agregat adalah total nilai moneter dari semua barang dan jasa akhir yang diminta dalam suatu perekonomian pada tingkat harga tertentu selama periode tertentu. Ini mengukur gabungan pengeluaran di seluruh perekonomian.
Permintaan agregat adalah jumlah dari pengeluaran konsumen, investasi bisnis, pengeluaran pemerintah, dan ekspor neto. Ekspor neto adalah ekspor dikurangi impor. Ketika salah satu dari komponen ini naik atau turun, permintaan agregat bergerak bersamanya.
Permintaan agregat berbeda dari penawaran agregat: permintaan agregat adalah total pengeluaran yang ingin dilakukan pembeli, sedangkan penawaran agregat adalah total output yang bersedia disediakan produsen. Titik pertemuan keduanya menentukan tingkat harga dan output perekonomian. Ekonom dan pembuat kebijakan membaca kenaikan permintaan agregat sebagai dukungan bagi pertumbuhan dan penurunan permintaan agregat sebagai tanda kondisi yang melemah atau risiko resesi.
Suatu perekonomian melaporkan empat komponen permintaan:
- Pengeluaran konsumen: USD 5 triliun - Investasi bisnis: USD 1 triliun - Pengeluaran pemerintah: USD 2 triliun - Ekspor neto: -USD 500 miliar
Permintaan agregat adalah jumlah dari keempatnya:
USD 5 triliun + USD 1 triliun + USD 2 triliun - USD 500 miliar = USD 7.5 triliun
Perekonomian tersebut memiliki permintaan agregat sebesar USD 7.5 triliun.